Terhitung sudah hampir 1 tahun semenjak aku pergi dari Pekanbaru dan menetap diPadang , lebih tepatnya aku september 2018 aku didaerah Pesisir Selatan dan d awal januari aku pindah ke kota Padang . Awalnya berat hati untuk meninggalkan Pekanbaru dan tinggal disini karena dulu aku punya pemikiran "Aku ingin hidup dan mati hanya dikota ini" kurang lebih begitulah pemikiranku saat itu.
Setelah aku mengabari ibuku bahwa aku akan tinggal bersamanya (lagi) ibuku sangat senang karena aku anak pertama dari 8 bersaudara tentu saja itu dia mengiyakan kabar yang aku sampaikan jadi terhitung tanggal 13 september 2018 aku meninggalkan kota pekanbaru yang sudah banyak memberikan cerita untukku . Ketika sudah diperjalanan aku sempat berpikir "apakah ini jalan terbaik yang harus aku ambil untuk kedepannya" karena jujur waktu itu hal yang sangat memberatkanku untuk pergi adalah meninggalkan dia karena pada awalnya dia juga tidak setuju dengan keputusan yang aku ambil . Tapi aku menjelaskan lagi bahwa sampai kapan aku akan bertahan dengan keadaan menganggur seperti saat itu sedangkan biaya kos saja sudah menunggak 3bulan dan akhirnya dia menerima keputusan ini .
Sesampainya dirumah tempat ibuku berada aku disambut dengan pelukan hangat antara senang dan ingin menangis tapi aku berusaha menutupi keadaanku yang sebenarnya karena aku tidak mau ibuku terlalu memikirkan keadaanku sewaktu diPekanbaru apalagi masalah yang aku alami dengan pacarku,dan mulailah kehidupan pertamaku dikota Pesisir Selatan yang jaraknya sekitar 1 setengah jam dari kota Padang itu sendiri.
Sewaktu aku disana aku baru tahu ternyata ibuku membuka usaha kecil2an karena aku yang baru datang dan belum memiliki pekerjaan jadinya aku membantu ibu menjalankan usahanya hal pertama yang aku sadari tentang tempat itu adalah panasnya beda banget dengan pekanbaru dan kebetulan rumahku disana letaknya tidak terlalu jauh dari pantai jadi ya bisa dikatakan panasnya ya karena panas yang dekat sama laut .
Tak terasa waktu cepat berlalu aku mulai menikmati kehidupan ditempat tinggal yang sekarang walau ya perbedaan terbesarnya adalah disini jam 8 malam warga sudah tidak ada yang keluar lagi seolah di jam segitu kebanyakan orang sudah banyak yang tidur sedangkan aku yang mulai terbiasa dengan suasana tenang seperti ini tak terlalu jadi masalah tapi yang jadi masalah adalah waktu itu aku belum terlalu mengenal orang disana dan jadilah aku seorang introvert ...sedikit .Suatu malam ketika aku tiduran dikamar aku berpikir "jika ini adalah jalan terbaik untukku maka aku akan melakukannya dari awal ...Start from zero"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar